Analisis Wacana Kritis Teks Berita Kebijakan Gubernur NTT Tentang Jam Masuk Sekolah

Penulis

  • Maria Florentina Pere Universitas Nusa Cendana
  • Marselus Robot Universitas Nusa Cendana
  • Maria V.D.P Swan Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.59895/deliberatio.v4i2.467

Kata Kunci:

Analisis Wacana Kritis, Berita Online, Konstruksi, Kebijakan Jam Sekolah

Abstrak

Media tidak hanya memiliki peran sebagai penyalur pesan, melainkan sebagai subjek dalam konstruksi sosial, yang memiliki pandangan sendiri dan keberpihakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa, wacana teks, dan aspek sosiokultural pada teks berita online yang mengulas kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) mengenai jam masuk sekolah di media Liputan6.com pada periode Maret 2023. Metode yang digunakan adalah analisis wacana kritis (AWK) dengan pendekatan Norman Fairclough, yang menekankan pada tiga dimensi analisis: teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data penelitian berupa artikel berita yang dipublikasikan di Liputan6.com selama periode tersebut, yang dianalisis untuk mengidentifikasi bagaimana kebijakan tersebut dikonstruksi dan dipersepsikan oleh media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang terbentuk mencerminkan berbagai kepentingan dan pandangan yang beragam, baik dari pihak pemerintah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan pendidikan. Temuan ini memberikan wawasan tentang dinamika dan kompleksitas komunikasi kebijakan publik melalui media massa serta implikasinya terhadap persepsi publik dan pelaksanaan kebijakan tersebut.

Unduhan

Diterbitkan

31-10-2024

Cara Mengutip

Pere, M. F., Marselus Robot, & Swan, M. V. (2024). Analisis Wacana Kritis Teks Berita Kebijakan Gubernur NTT Tentang Jam Masuk Sekolah. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 4(2), 413–437. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v4i2.467

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama