Analisis Wacana Kritis Konten Youtube Ferry Irwandi Tentang Aksi Massa Agustus 2025
DOI:
https://doi.org/10.59895/deliberatio.v6i1.872Kata Kunci:
Analisis wacana kritis , Model Teun A. Van Djik, YouTube, Ferry Irwandi, Aksi MassaAbstrak
Penelitian ini menganalisis persoalan pokok bagaimana hubungan bahasa, ideologi dan kekuasaaan pada konten YouTube Ferry Irwandi tentang aksi massa pada bulan Agustus 2025. Jenis penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Metode yang digunakan ialah Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Djik. Pada penelitian ini terdapat tiga dimensi yang menjadi acuan dan parameter penelitian yakni dimensi teks, kognisi sosial dan kontek sosial. Data primer yang digunakan adalah dua konten YouTube Ferry Irwandi tentang aksi massa pada bulan Agustus 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan atau relasi yang erat antara bahasa, ideologi dan kekuasaan pada konten YouTube Ferry Irwandi tentang aksi massa pada bulan Agustus 2025. Relasi ini terlihat pada dimensi-dimensi dalam teks atau wacana yakni dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial pada dua konten YouTube Ferry Irwnadi tentang aksi massa pada bulan Agustus 2025. Ferry Irwandi sebagai komunikator memanaipulasi bahasa sebagai medan kekuasaan yakni pengatahuan tentang ruang cyber untuk menentang kekuasaan lainnya yang berada di masyarakat. Ferry juga memanipulasi bahasa sebagai alat komunikasi sekaligus sebagai sarana untuk mentransfer ideologi tentang demokrasi. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan analsis wacana kritis dengan model yang berbeda serta pada subjek yang berbeda untuk menghasilkan analisis wacana kritis yang lebih variatif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fransiskus Karlos Paschaliano Riberu, Mikhael Rajamuda Bataona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












